‎Rahmat Saleh Dorong Generasi Muda Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup Sejak Dini

Padang – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS, Rahmat Saleh, mengajak generasi muda di Sumatera Barat untuk lebih mendekatkan diri kepada Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

‎Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Rumah Tahfiz Madinatul Ilmi di kawasan Pasie Nan Tigo, Kota Padang, Sabtu (12/7).

‎Dalam kunjungan tersebut, Rahmat Saleh mengapresiasi keberadaan rumah-rumah tahfiz yang semakin menjamur di berbagai daerah di Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang.

‎Menurutnya, keberadaan lembaga tahfiz saat ini menjadi solusi sekaligus harapan dalam membina karakter generasi muda yang Qur’ani.

‎“Banyaknya rumah tahfiz hari ini menunjukkan bahwa masyarakat kita semakin sadar akan pentingnya pendidikan Al-Qur’an. Ini kabar baik. Kita berharap rumah tahfiz tidak hanya menjadi tempat menghafal Al-Qur’an, tetapi juga wadah untuk memahami maknanya dan menjadikannya pedoman hidup,” kata Rahmat.

‎Ia menyebutkan, generasi muda yang dibekali dengan pemahaman terhadap Al-Qur’an akan memiliki kekuatan moral dan spiritual yang kuat, yang menjadi bekal penting dalam menjalani kehidupan dunia maupun akhirat.

‎Menurutnya, di tengah tantangan zaman dan perkembangan teknologi yang cepat, peran pendidikan agama menjadi kunci untuk menjaga arah moral generasi bangsa.

‎“Kalau anak muda hanya dibekali ilmu dunia tanpa ditanamkan nilai-nilai Qur’ani, kita khawatir mereka akan kehilangan arah. Maka, pendidikan Al-Qur’an menjadi pilar utama yang harus diperkuat,” ujarnya.

‎Politisi asal Sumatera Barat ini juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan formal seperti sekolah dan madrasah dengan rumah tahfiz dalam meningkatkan kualitas bacaan dan pemahaman Al-Qur’an di kalangan pelajar.

‎Menurutnya, rumah tahfiz bisa menjadi penguat dan pelengkap dari pendidikan yang diberikan di sekolah.

‎“Kita mendorong adanya kesinambungan. Sekolah dan rumah tahfiz jangan berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi antara keduanya penting untuk memberikan hasil yang maksimal dalam pendidikan karakter dan akhlak anak-anak kita,” jelas Rahmat.

‎Menurutnya, Sumbar memiliki potensi besar dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an.

‎Dia berharap potensi ini terus ditumbuhkan dan difasilitasi, termasuk dari sisi kebijakan dan anggaran.

‎“Kita di Komisi IV memang tidak secara langsung membidangi pendidikan, tapi ini bagian dari komitmen moral saya sebagai wakil rakyat dari Sumatera Barat. Di setiap kunjungan, saya akan terus menyuarakan pentingnya penguatan pendidikan agama, terutama tahfiz Al-Qur’an,” tegasnya.
Lebih jauh, Rahmat menyampaikan kehadiran rumah tahfiz merupakan bagian dari kekayaan sosial dan budaya Minangkabau yang menjunjung tinggi falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”.

‎Menurutnya, semangat ini harus terus dirawat agar tidak tergerus oleh arus modernisasi yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam.

‎“Minangkabau punya fondasi nilai yang kuat. Rumah tahfiz hari ini menjadi salah satu bukti bahwa kita masih menjunjung tinggi syariat Islam dalam kehidupan bermasyarakat. Ini harus kita jaga dan kita perkuat bersama,” tutupnya.

Share Berita Ini
WhatsApp
Facebook
Twitter
Email