Padang – Harapan keluarga korban hilang di Pantai Ulak Karang masih terus menggantung di tengah penantian yang belum berujung. Dua nama, Rasyid dan Zafran, hingga kini belum ditemukan setelah peristiwa yang menimpa mereka menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Di tengah suasana penuh kecemasan itu, Anggota DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh datang menemui orang tua korban pada 18 April 2026 lalu.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan langsung kepada keluarga yang masih berjuang menghadapi ketidakpastian, sekaligus memastikan mereka tidak sendirian dalam masa sulit ini.
Rahmat menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dialami keluarga korban.
Ia menilai, kehilangan orang terdekat tanpa kepastian keberadaan adalah beban yang sangat berat, terlebih ketika keluarga harus menjalani hari demi hari tanpa jawaban yang jelas.
“Kami turut berduka atas kejadian ini. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ujar Rahmat, Sabtu (2/5/2026).
Ia juga menyinggung proses pencarian yang telah memasuki tahapan penting. Meski tidak berada di lokasi saat pencarian puncak berlangsung, Rahmat menegaskan bahwa perhatian dan doa tetap mengalir agar kedua korban segera ditemukan.
“Kami memang tidak bisa hadir saat hari pencarian puncak itu. Namun kami terus berharap, semoga Allah memberikan kemudahan untuk dipertemukan,” katanya.
Menurut Rahmat, keluarga korban pada situasi seperti ini membutuhkan lebih dari sekadar upaya pencarian di lapangan. Dukungan psikologis dan dorongan moral, kata dia, sama pentingnya agar keluarga tetap kuat menghadapi kondisi yang belum pasti.
Ia berharap apa pun hasil akhir dari upaya pencarian tersebut, keluarga tetap diberi kekukuhan hati untuk menerima keadaan.
Rahmat menilai keteguhan batin menjadi hal utama agar keluarga mampu melalui masa sulit ini dengan lebih tegar.
“Kalaupun belum ditemukan, mudah-mudahan ini tetap menjadi jalan untuk membantu dan menguatkan ayah dan bunda,” tuturnya.
Selain menyampaikan duka cita, Rahmat juga menyerahkan bantuan berupa tali asih kepada keluarga korban.
Bantuan itu diberikan sebagai wujud kepedulian dan solidaritas atas musibah yang menimpa keluarga Rasyid dan Zafran. (Jamaldi)