Padang – Pemerintah pusat sigap merespons banjir yang melanda Sumatera Barat dengan mengirimkan ribuan ton beras dan minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak.
Upaya percepatan bantuan ini diinisiasi oleh Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh setelah berkoordinasi intensif dengan Kementerian Pertanian (Kementan) sejak Jumat malam (28/11/2025).
Rahmat Saleh mengungkapkan ia langsung menghubungi Sekretaris Jenderal Kementan RI segera setelah menerima laporan kebutuhan mendesak dari berbagai daerah.
“Saya langsung menghubungi Sekjen untuk memastikan bantuan prioritas bisa dikirim secepat mungkin. Situasi di lapangan tidak menunggu,” kata Rahmat di Padang, Minggu (30/11/2025).
Bantuan dari Kementan untuk Sumatera Barat mencakup 6.795 ton beras, 1.250 ton minyak goreng, tambahan 358 ton beras, serta dukungan benih padi dan jagung untuk 10.000 hektar lahan.
Kementan juga menyiagakan 6.794 ton cadangan beras untuk kebutuhan dua bulan ke depan dan 1.358 kiloliter minyak goreng sebagai buffer tambahan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam sambutannya di Kongres VII Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) secara daring, menegaskan komitmen pemerintah untuk menyalurkan bantuan pangan secara cepat dan terukur.
“Kementan telah bergerak cepat memberikan dukungan pangan bagi masyarakat Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang terdampak banjir dan tanah longsor,” jelas Amran.
Rahmat Saleh menegaskan pentingnya distribusi bantuan tepat sasaran dan akan memantau langsung prosesnya di lapangan. Distribusi bantuan pangan ini akan dilakukan secara terpadu oleh Bapanas, Bulog, Satgas Pangan, TNI, dan unsur pemerintah daerah.